Journal Reference
Konten GLOO | Sumber ilmiah | Wording final untuk aplikasi |
|---|---|---|
BMR | Mifflin MD, St Jeor ST, et al. Am J Clin Nutr. 1990;51:241–247. DOI 10.1093/ajcn/51.2.241. | “Estimated BMR dihitung menggunakan Mifflin–St Jeor Equation berdasarkan berat badan, tinggi badan, usia, dan jenis kelamin. Nilai ini merupakan estimasi kebutuhan energi saat istirahat, bukan pengukuran metabolisme secara langsung.” |
TDEE | FAO/WHO/UNU Human Energy Requirements: PAL = TEE/BMR; kebutuhan energi dapat dihitung dari BMR × PAL. | “Estimated TDEE adalah perkiraan total kebutuhan energi harian berdasarkan estimated BMR dan tingkat aktivitas. Kebutuhan energi aktual dapat berbeda antarindividu.” |
Meal Plan – general | Kemenkes RI – Isi Piringku; ADA Standards of Care 2026 Section 5 untuk individualized nutrition pada diabetes. https://ayosehat.kemkes.go.id/isi-piringku-kebutuhan-gizi-harian-seimbang | “Rekomendasi meal plan GLOO disusun dari estimasi kebutuhan energi, tujuan pengguna, preferensi, dan prinsip gizi seimbang. Rekomendasi ini bersifat edukatif dan dapat memerlukan penyesuaian berdasarkan kondisi kesehatan individual.” |
Meal Plan – prediabetes/diabetes | ADA Standards of Care in Diabetes—2026, Section 5. | “Untuk pengguna dengan prediabetes atau diabetes, kebutuhan nutrisi dapat berbeda. Gunakan rekomendasi GLOO sebagai panduan edukatif dan konsultasikan perubahan diet yang signifikan dengan tenaga kesehatan.” |
Glycemic Stability – non-diabetes | Shah VN et al. J Clin Endocrinol Metab. 2019;104:4356–4364. | “GLOO evaluates post-meal glucose patterns using glucose peak, change from pre-meal level, and recovery pattern. These parameters are used for wellness scoring and are not diagnostic criteria.” |
Glycemic Stability – diabetes | ADA Standards of Care in Diabetes—2026, Section 6: peak postprandial capillary plasma glucose <180 mg/dL for many nonpregnant adults; targets must be individualized. | “Untuk pengguna dengan diabetes, GLOO menggunakan referensi post-meal glucose dari guideline diabetes dan parameter scoring internal. Target individual dapat berbeda sesuai rencana terapi tenaga kesehatan.” |
Hydration ≥2.7 L | EFSA DRV: adequate water intake sekitar 2.0 L/hari perempuan dan 2.5 L/hari laki-laki dari total water intake. | “Kebutuhan cairan berbeda antarindividu. Target hidrasi GLOO adalah panduan wellness dan dapat disesuaikan berdasarkan aktivitas, cuaca, asupan makanan, serta kondisi kesehatan.” |
Physical Activity | WHO Guidelines on Physical Activity and Sedentary Behaviour: 150–300 min moderate atau 75–150 min vigorous per minggu + muscle strengthening ≥2 hari/minggu. https://www.who.int/europe/publications/i/item/9789240014886 | “Nice work—kamu aktif hari ini. Target harian GLOO membantu membangun konsistensi; WHO merekomendasikan aktivitas fisik rutin sepanjang minggu.” |
Steps 7,000/day | Paluch et al. JAMA Netw Open. 2021; dan meta-analysis 2025 tentang daily steps & health outcomes. | “Target aktivitas GLOO hari ini: 7.000 langkah. Lebih banyak bergerak dan mengurangi waktu sedentary dapat mendukung kesehatan secara keseluruhan.” |
Intermittent Fasting 12/16/20 jam | Evidence TRE/intermittent fasting menunjukkan potensi manfaat pada sebagian populasi, tetapi protokol optimal bervariasi; mis. RCT 2024 dan systematic reviews/meta-analyses. | “Target fasting 16 jam yang kamu pilih telah tercapai.” / “Kamu telah menyelesaikan target fasting 20 jam yang kamu pilih. Pastikan kebutuhan nutrisi dan cairan tetap terpenuhi.” |
Mindfulness ≥10 menit | RCT dan studi brief mindfulness menunjukkan 10 menit dapat memengaruhi state mindfulness/attention pada konteks tertentu, namun tidak menetapkan cut-off klinis. | “10 menit mindfulness selesai. Aktivitas mindfulness dapat menjadi salah satu cara untuk melatih perhatian dan relaksasi.” |
Weight loss 75–90% TDEE | ADA Standards of Care 2026 Section 8: structured lifestyle intervention dapat menargetkan energy deficit 500–750 kcal/day dengan individualisasi. | “Asupan energi kamu berada dalam target weight-management GLOO berdasarkan estimated energy needs. Kebutuhan aktual dapat berbeda antarindividu.” |
Maintenance 90–110% TDEE | FAO/WHO/UNU mendukung prinsip energy balance; range ±10% harus dianggap operational target GLOO. | “Asupan energi kamu berada dalam rentang target maintenance GLOO. Perubahan berat badan juga dipengaruhi aktivitas, metabolisme, dan faktor individual.” |
Protein 1.0/1.2/1.6 g/kg | EFSA PRI adult 0.83 g/kg/day; Morton et al. 2018 meta-analysis menunjukkan benefit resistance training cenderung plateau sekitar 1.6 g/kg/day. | “Target protein GLOO disesuaikan dengan tujuan pengguna. Kebutuhan protein dapat berbeda berdasarkan usia, aktivitas, kondisi kesehatan, dan rekomendasi tenaga kesehatan.” |
Meal Plan | (Chen et al., 2025) – The effectiveness of a community-based online low-glycaemic index diet and lifestyle recommendations intervention for people with type 2 diabetes: a randomized controlled trial | Diet rendah indeks glikemik → membantu mengontrol kadar glukosa pada pasien DMT2, sehingga relevan dengan penyusunan meal plan untuk kontrol glukosa. |
Meal Plan | (Pratumvinit, 2023) – Optimising blood glucose control with portioned meal box in type 2 diabetes mellitus patients: a randomised control trial https://www.frontiersin.org/journals/nutrition/articles/10.3389/fnut.2023.1216753/full | Pengaturan porsi makanan/meal box → membantu meningkatkan kontrol glukosa pada pasien DMT2, sehingga mendukung konsep meal plan terukur. |
Meal Plan | (Jung et al., 2024) – Tailored Meal-Type Food Provision for Diabetes Patients Can Improve Routine Blood Glucose Management in Patients with Type 2 Diabetes: A Crossover Study | Pemberian makanan yang disesuaikan dengan kebutuhan/pedoman diabetes → membantu pengelolaan glukosa darah pada pasien DMT2. |